Friday, April 13, 2012

PEMERINTAHAN DI TIMUR TENGAH (BAHRAIN)


BAHRAIN
Ø  Bentuk Pemerintahan              : Monarki konstitusional
Ø  Kepala Pemerintahan              :
1)      Raja                             : Hamad ibn Isa Al Khalifah
2)      Ratu                            : Sabika bint Ibrahim
3)      Perdana Menteri          : Khalifah ibn Sulman Al Khalifah
Ø  Uraian                                     :
Pemerintah Bahrain terjadi dalam kerangka monarki konstitusional. Dalam Pemerintah monarki konstitusional Bahrain, raja menunjuk seorang eksekutif dan legislatif bi-cameral dengan Kamar Deputi. Majelis rendah parlemen atau Majelis Nasional Bahrain dikenal sebagai Kamar Deputi yang memiliki 40 anggota.
Bahrain mengamalkan sistem dwi-perundangan yaitu Dewan Perwakilan dan Majelis Syura yang dipilih oleh raja. Hak politik kaum wanita di Bahrain mendapatkan satu kemajuan saat wanita diberi hak untuk memilih dan bertanding dalam pemilu nasional buat pertama kali pada pemilu tahun 2002. Walaupun tidak ada wanita terpilih dan mendapatkan kursi pada pemilihan yang didominasi oleh Shyah dan Sunni, sebagai kompensasinya enam orang calon wanita dilantik sebagai anggota dari Majelis Syura, sekaligus mewakili komunitas Yahudi dan Kristen yang terdapat disana.
Ø  Fakta Situasi Terkini               :
1)      Rakyat menginginkan adanya perubahan pemerintahan dan revolusi.
2)      Tiga kelompok oposisi Syiah di Bahrain berniat mendirikan negara republik.
3)      Oposisi Bahrain tuntut reformasi politik.
Sumber                                    :
·         Bahrain
·         Bahrain mayoritas Syiah
·         kerajaan bahrain diminta turun
·         bahrain protest
·         bahrain government