LIBYA
Ø Bentuk Pemerintahan : pemerintahan sementara
Ø Kepala Pemerintahan :
1)
Kepala Dewan
Transisi Nasional: Mustafa Abdul Jalil
2)
Wakil Kepala
Dewan Transisi Nasional: Abdul Hafiz Ghoga
3)
Pejabat Perdana
Menteri: Abdel Rahim al-Kib
Ø Uraian :
Setelah awalnya naik ke
kekuasaan melalui militer kudeta pada tahun 1969, Kolonel Muammar Kaddafi itu
pemerintahan Libya menjadi semakin sentris pada ajaran-ajaranNya Green Book,
yang diterbitkan dalam bab pertengahan 1970-an demi bab sebagai landasan untuk
bentuk baru dari pemerintah. Ini Jamahiriya, saat ia menyebutnya, adalah
dianggap suatu bentuk demokrasi langsung di mana kekuasaan seimbang antara
Kongres Umum Rakyat, yang terdiri dari 2.700 perwakilan dari Kongres Rakyat
Basik , dan seorang eksekutif Komite Rakyat Umum, dipimpin oleh seorang
Sekretaris Jenderal, yang melaporkan kepada Perdana Menteri dan Presiden. Namun,
Kaddafi ditahan hampir semua kekuasaan, terus mengoperasikan dan mengendalikan
sisa-sisa junta militer diberlakukan tahun 1969. Di bawah pemerintahan Kaddafi,
termasuk selama periode Jamahiriya 1977-2011, Libya secara luas diakui sebagai
negara yang tidak bebas .
Ø Fakta Situasi Terkini :
1)
Akibat perang
saudara yang berlangsung sejak Februari hingga Oktober 2011, pemerintah Libya,
yang pada saat itu telah berkuasa selama lebih dari 40 tahun, tumbang dan Libya
memasuki periode pemerintahan oleh suatu pemerintahan sementara yang disebut
Dewan Transisi Nasional (NTC). NTC akan mengawasi tahap pertama suatu transisi
menuju demokrasi, dimana setelah itu lembaga tersebut akan bubar dan digantikan
oleh suatu dewan perwakilan. Aksi unjuk rasa terjadi di Libya pada bulan maret
2011. aksi Demonstrasi ini meniru aksi yang terjadi di Aljazair, Tunisia, dan
Mesir. Rakyat Libya menuntut pemimpin Libya Muammar al-Qaddafi turun dari
jabatannya yang telah dipimpinnya selama 42 tahun.Hingga akhir Oktober 2011,
terdapat dua entitas yang mengklaim sebagai otoritas pemerintah de jure di
Libya. Dewan Transisi Nasional yang berbasis di Tripoli, dipimpin oleh Mustafa
Abdul Jalil, mengendalikan sebagian besar negara dan menggunakan nama
bentuk-pendek Libya untuk negara Libya, tetapi juga sesekali menyebutnya dalam
bentuk-panjang sebagai Republik Libya. Hingga 16 September 2011, Libya di bawah
al-Qaddafi secara resmi dikenal sebagai Jamahiriyah Arab Libya oleh
Perserikatan Bangsa-Bangsa. Rezim terdahulu dan institusinya, dipimpin oleh
Muammar al-Qaddafi, menyebut negara Libya sebagai Jamahiriyah Arab Rakyat
Sosialis Agung Libya dan berbasis di Sirte. Pada 16 September 2011, PBB
mengakui NTC sebagai perwakilan resmi negara ini.
Sumber :