Friday, April 13, 2012

PEMERINTAHAN DI TIMUR TENGAH (SURIAH)


SURIAH
Ø  Bentuk Pemerintahan              : Republik presidensial di bawah Hukum Darurat
Ø  Kepala Pemerintahan              :
1)      Presiden                                  : Bashar al-Assad
2)      Perdana Menteri                      : Muhammad Naji al-Otari
Ø  Uraian                                     :
Suriah, salah satu dari pilar penting perlawanan di kawasan yang telah beberapa lama terjebak dalamn berbagai kerusuhan dan konflik dengan para teroris bersenjata karena berbagai konspirasi yang sengaja dilakukan oleh negara-negara Barat, Amerika dan juga sebagian dari negara-negara Arab.
Politik di Republik Arab Suriah terjadi dalam rangka apa yang resmi menjadi parlemen republik , tetapi apa yang dianggap pemerintah otoriter, di mana kekuasaan ada di tangan Presiden Suriah dan keluarganya , semua anggota putusan Arab Sosialis Ba'ath Partai yang merupakan sel dari Suriah yang dipimpin Partai Ba'ath (didirikan pada tahun 1966 ketika Partai Ba'ath asli dibubarkan dan dibagi menjadi dua). Sejak berkuasa, jumlah yang tidak proporsional posisi terkemuka telah diberikan kepada anggota Alawi yang dikirim dalam sebuah langkah yang mirip dengan Saddam Hussein itu pemerintahan Partai Ba'ath di negara tetangga Irak antara 1968 dan 2003 ketika orang dari kota asal Saddam, Tikrit ditunjuk dalam peran menonjol.
Kedua presiden yang telah berkuasa sejak 1970 - akhir Hafiz al-Asad diikuti oleh putranya Bashar al-Asad - telah disetujui dalam plebisit di mana tidak ada kandidat lainnya. Presiden dan para pembantunya seniornya, terutama yang di militer dan dinas keamanan, akhirnya membuat keputusan yang paling dasar dalam kehidupan politik dan ekonomi, dengan tingkat yang terbatas akuntabilitas publik. Masalah presiden Hukum, mengamandemen konstitusi dengan dekrit; menunjuk menteri, pegawai negeri dan personil militer tunduk pada hukum; menyatakan perang dan keadaan darurat. Keputusan yang dikeluarkan oleh presiden harus disetujui oleh Dewan Rakyat menjadi hukum, kecuali selama keadaan darurat yang berlaku sampai April 21, 2011 ketika diangkat selama pemberontakan 2011 Suriah , (akhir itu menjadi salah satu kunci tuntutan para pengunjuk rasa).  Partai Ba'ath adalah partai yang berkuasa Suriah dan negara-negara konstitusi bahwa Sosialis Arab Ba'ath Party memimpin masyarakat dan negara. Sedikitnya 167 kursi anggota 250- parlemen dijamin untuk depan Progresif Nasional , yang merupakan koalisi Partai Ba'ath dan beberapa banyak pihak sekutu yang lebih kecil.



Ø  Fakta Situasi Terkini               :
1)      Pasukan pemerintahan Presiden Bashar Al Assad melakukan operasi militer di daerah yang menjadi basis kelompok pemberontak Suriah. Korban terus berjatuhan. Aksi tuntutan pemunduran diri Al Assad dari jabatannya belum membuahkan hasil. Banyak warga maupun militer yang tewas dalam aksi tersebut. Tentara pemerintah bahkan memerangi siapapun yang menentang Al Assad.
2)      Turki Desak Reformasi Politik Di Suriah. Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan dalam pernyataannya memperingatkan bahwa Iran akan “menentang keras” setiap prakarsa yang dipimpin Amerika Serikat untuk menyelesaikan konflik itu dan  menegaskan kembali penolakan kerasnya setiap campur tangan asing di Suriah.
3)      Dukung Misi Liga Arab dan PBB, Menlu Irak Tolak Intervensi di Suriah. Menteri Luar Negeri Irak Hoshyar Zebari menolak intervensi asing di Suriah. Hal ini dikarenakan, Baghdad mendukung misi Liga Arab PBB untuk solusi diplomatik.

Sumber                                          :