Teori
pembangunan ekonomi muncul dan berkembang pesat pada awal dasawarsa 1950-an,
sebagai salah satu upaya menjawab keterbelakangan ekonomi dan pembangunan
bangsa-bangsa yang baru merdeka secara meluas di Asia, Afrika, dan Amerika
Latin. Tokoh-tokoh yang mengemukakan teori pembangunan seperti Profesor Rostow,
Gerald M.Meir, Henry J.Bruton, Robert e Baldwin, Schumpter, Ragnar Nurske,
talcott person, Syzmon Chodak, Huntington dan lain-lain. Pada umumnya para
tokoh ini menggali hubungan antar faktor ekonomi dan faktor politik dalam pembangunan
ekonomi yang saling terkait dan tidak terpisahkan.
Hubungan kuat
antara ekonomi dan politik dapat dilihat dengan adanya penguasa yang menentukan
arah sistem politik dalam kelembagaan masyarakat yang mempermudah pembangunan
ekonomi dan pengusaha membuat perencanaan sistemik bagi proses pembangunan
ekonomi suatu negara. Dalam pembangunan teori ini penulis menggunakan analisa
teori yang dikemukakan oleh Syzmon Chodak yang melibatkan lima pendekatan dalam
melaksanakan teori pembangunan ekonomi.
- Teori pembangunan berupa evolusi
- Teori pembangunan yang menekankan proses menuju pada saling ketergantungan (interdependensi)
- Teori motivasi yang mendorong aktivitas pembangunan
- Teori tentang aspek-aspek tertentu dari proses pembangunan masyarakat, seperti: pembangunan ekonomi dan pembangunan politik
- Teori tentang proses pembangunan ekonomi sepert teori modernisasi.
Dari pemaparan
teori yang dikemukakan oleh Chodak, pendekatan inilah yang harus digunakan
negara-negara berkembang dalam mencapai pembangunan ekonomi yang maju.
Dalam teori
pembangunan ini perspektif liberal mengungkapkan pendapatnya bahwa ekonomi
dunia merupakan faktor yang menguntungkan dalam pembangunan ekonomi
interdependensi. Liberalis beranggapan bahwa ekonomi yang interdependensi
berdasarkan perdagangan bebas, karena perdagangan dapat menjadi "mesin
pertumbuhan" ekonomi suatu negara.
Liberalis sadar
bahwa kemajuan ekonomi tidak seragam dalam ekonomi domestik maupun ekonomi
internasional, namun liberalis percaya bahwa kemajuan ekonomi di masa depan
dapat mengarah pada persamaan tingkat ekonomi. Sebagai yang di ungkapkan oleh
Adam Smith bahwa hal tersebut dapat terjadi dengan adanya intervensi pemerintah
dalam mekanisme pasar. Dalam konsep ekonomi politik yang modern saat ini tidak
mungkin mengabaikan unsur pemerintah dalam melakukan kebijakan ekonomi
interdependensi untuk mencapai pertumbuhan ekonomi.
No comments:
Post a Comment