Tuesday, November 6, 2012

Teori Pembangunan Ekonomi


Teori pembangunan ekonomi muncul dan berkembang pesat pada awal dasawarsa 1950-an, sebagai salah satu upaya menjawab keterbelakangan ekonomi dan pembangunan bangsa-bangsa yang baru merdeka secara meluas di Asia, Afrika, dan Amerika Latin. Tokoh-tokoh yang mengemukakan teori pembangunan seperti Profesor Rostow, Gerald M.Meir, Henry J.Bruton, Robert e Baldwin, Schumpter, Ragnar Nurske, talcott person, Syzmon Chodak, Huntington dan lain-lain. Pada umumnya para tokoh ini menggali hubungan antar faktor ekonomi dan faktor politik dalam pembangunan ekonomi yang saling terkait dan tidak terpisahkan.

Hubungan kuat antara ekonomi dan politik dapat dilihat dengan adanya penguasa yang menentukan arah sistem politik dalam kelembagaan masyarakat yang mempermudah pembangunan ekonomi dan pengusaha membuat perencanaan sistemik bagi proses pembangunan ekonomi suatu negara. Dalam pembangunan teori ini penulis menggunakan analisa teori yang dikemukakan oleh Syzmon Chodak yang melibatkan lima pendekatan dalam melaksanakan teori pembangunan ekonomi.
  1. Teori pembangunan berupa evolusi
  2. Teori pembangunan yang menekankan proses menuju pada saling ketergantungan  (interdependensi)
  3.  Teori motivasi yang mendorong aktivitas pembangunan
  4. Teori tentang aspek-aspek tertentu dari proses pembangunan masyarakat, seperti: pembangunan ekonomi dan pembangunan politik
  5. Teori tentang proses pembangunan ekonomi sepert teori modernisasi.

Dari pemaparan teori yang dikemukakan oleh Chodak, pendekatan inilah yang harus digunakan negara-negara berkembang dalam mencapai pembangunan ekonomi yang maju.

Dalam teori pembangunan ini perspektif liberal mengungkapkan pendapatnya bahwa ekonomi dunia merupakan faktor yang menguntungkan dalam pembangunan ekonomi interdependensi. Liberalis beranggapan bahwa ekonomi yang interdependensi berdasarkan perdagangan bebas, karena perdagangan dapat menjadi "mesin pertumbuhan" ekonomi suatu negara.

Liberalis sadar bahwa kemajuan ekonomi tidak seragam dalam ekonomi domestik maupun ekonomi internasional, namun liberalis percaya bahwa kemajuan ekonomi di masa depan dapat mengarah pada persamaan tingkat ekonomi. Sebagai yang di ungkapkan oleh Adam Smith bahwa hal tersebut dapat terjadi dengan adanya intervensi pemerintah dalam mekanisme pasar. Dalam konsep ekonomi politik yang modern saat ini tidak mungkin mengabaikan unsur pemerintah dalam melakukan kebijakan ekonomi interdependensi untuk mencapai pertumbuhan ekonomi.

No comments:

Post a Comment